Kamis, 10 November 2022

English Village Agenda in SDIT PLUS QURTHUBA






This time, English Youth Community was invited to collaborate with SDIT PLUS QURTHUBA and was trusted to be mentor in English Village agenda with the students of SDIT PLUS QURTHUBA. This agenda was carried out on 28 to 29 October 2022.

English Village agenda was filled with giving an English pre-test from the English Youth Community mentor to students followed by giving some materials. In addition, this activity was also enlivened with evening performances from students and also outbound activity to increase group collaboration between students in outdoor learning. Games are also provided to make learning English fun.

The event was closed by holding a Post test or English evaluation test for SDIT PLUS QURTHUBA students regarding the material that had been given previously.

Alhamdulillah, students' knowledge of English is increased after the material was given. The results of the evaluation test (Post-test) increased from the results of the pre-test held the previous day.

Wan Ajijah, the chairman of the committee for this agenda said that English Village is expected to provide output to students so that later they can speak full English in several places in the school and increase their knowledge, especially students who are still new to the English language.

Author: Salsabila Rahman

Senin, 24 Oktober 2022

E-YouC Held a Social Service in Commemoration of the Prophet's Birthday (Palemba, Pattalassang)



The birthday of the Prophet Muhammad or Maulid Nabi is one of the public holidays in Indonesia. According to the Hijri calendar, this day falls on the 12th day of the third Islamic month of Rabi' Al Awwal. There are a lot of traditions for celebrating this auspicious day. In Makassar, Maulid Nabi is known as Ma Maulu'.

On Sunday, 23 October 2022, the members of the English Youth Community (E-YouC) collaborated with residents of Palemba, Pattalassang in enlivening Ma' Maulu. This agenda is enlivened by boiled eggs that are given various colors along with buckets containing various dishes that complement steamed rice or glutinous rice, at the top is decorated with various snacks and colorful eggs. The eggs are hung on bamboo and then plugged into the trunk of a banana tree and given a small bucket filled with Songkolo (cooked glutinous rice).

The Ma Maulu' event was also filled with religious speeches about the biography of the Prophet Muhammad SAW and extraordinary advice that he had taught.

At the end of the agenda, the members of E-YouC collaborate with the residents of Palemba village to distribute the eggs and Songkolo to the guests who were present.

Through this celebration, the English Youth Community hopes to create an Islamic society that loves Rasulullah and imitates him in everyday life.




Author: Salsabila Rahman 

Senin, 17 Oktober 2022

Pelantikan, Upgrading, dan Rapat Kerja Pengurus English Youth Community periode 2022/2023



Tanggal 15 Oktober 2022 merupakan salah satu tanggal penting untuk English Youth Community  2021/2022, karena adanya serangkaian acara pelantikan, upgrading, dan rapat kerja (raker) dengan tema “Boosting Agents Enthusiasm to Enhance English Youth Community. Kegiatan pelantikan hingga raker berlangsung mulai pukul 13.00-23.00 WITA, bertempat di kediaman salah satu Advisor English Youth Community, Kakanda Subhan Rahmat, S.Pd.,M.Pd.. 

Acara berlangsung dengan khidmat dari awal hingga akhir. “Kegiatan ini bertujuan untuk mengakhiri kepengurusan English Youth Community periode 2021/2022 dan melantik kepengurusan English Youth Community periode 2022/2023. Agenda lainnya adalah pembahasan program kerja yang akan dilakukan untuk satu periode ke depan” ungkap salah satu pengurus English Youth Community Periode 2022/2023. Pada sambutan yang diberikan oleh Subhan Rahmat S.Pd.,M.Pd selaku Advisor English Youth Community, beliau berharap agar ke depannya English Youth Community dapat terus bersinar dan terus memperbaiki komunikasi antar agents. “Saya berharap kita bisa bergerak bersama menciptakan English Youth Community yang hebat dan bisa terus menunjukkan eksistensinya ” ungkap Andi Dwi Putra Ramadhan, Presiden English Youth Community dalam sambutannya.

Prosesi pelantikan dan ikrar sumpah jabatan dipimpin oleh Subhan Rahmat, S.Pd.,M.Pd. yang diikuti oleh seluruh pengurus. Acara diakhiri dengan foto bersama antara pengurus, .

Setelah acara pelantikan, dilanjutkan dengan upgrading. acara ini berisi penyampaian materi supervisor dan advisor English Youth Community. Materi pertama dengan tema kesekretariatan disampaikan oleh saudari Nurfadhilah B. selaku Sekretaris English Youth Community Periode 2020/2021,materi kedua dengan tema Kepemimpinan oleh saudara Haerul Akbar selaku supervisor English Youth Community dan ketua Umum HMJ PBI UIN Alauddin Makassar Periode 2021/2022. Materi terakhir, dengan tema Keorganisasian (E-YouC) oleh kakanda Armadi Jaya, S.Pd.,M.Pd .Acara penyampaian materi ini diakhiri dengan pemberian sertifikat kepada masing-masing pemateri. 

Acara selajutnya adalah rapat kerja. Acara ini dipimpin langsung oleh Kakanda Armadi Jaya S.Pd.,M.Pd. Satu persatu ketua divisi membacakan rencana program kerja untuk satu periode ke depan. Masukan dan saran pun diterima dari peserta agar program kerja lebih baik. “Harapannya, English Youth Community dapat benar-benar menjadi keluarga yang dapat mempersatukan semua anggotanya, semoga dari program kerja yang telah disusun juga dapat meningkatkan pengetahuan dan skill anggotanya” pungkas Andi Reski Utami sebagai penanggung jawab acara pelantikan, upgrading, dan rapat kerja. Rapat kerja diakhiri dengan sharing bersama pengurus inti dan pengurus harian English Youth Community.








Author : Izzatul Jannah

Rabu, 15 Desember 2021

English Youth Community (E-YouC) Makassar Sukses menyelengggarakan Welcoming New Agent yang Dirangkaikan dengan Milad Ke-7






    Berbeda seperti kegiatan sebelumnya, kali ini English Youth Community  (E-YouC) Makassar menggelar kegiatan WeNA 7 (Welcoming New Agent) yang sekaligus dirangkaikan dengan Milad E-YouC yang ke-7 di Benteng Sumba Opu, Rumah adat Soppeng yang berlangsung selama tiga hari 2 malam pada tanggal 10-12 Desember 2021 dengan mengusung tema “Holding dedication to level up awareness and action through forming sensitive, educative, and agile agents”. Kegiatan ini merupakan agenda  tahunan English Youth Community. Peserta tampak antusias mengikuti acara hingga selesai.

    Pada WeNa tahun ini, jumlah peserta sebanyak 8 orang dari UIN Alauddin Makassar jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. Salah satu peserta mengungkapkan alasannya untuk memutuskan bergabung dengan organisasi ini. “Saya mengikuti EYouC karena antusias dari anggotanya yang sangat solid akan project yang bermanfaat terhadap kita maupun orang lain di luar sana,” ungkap Andi dwi putra ramadhan.

    Ketua panitia WeNA 7, Suharyadi Rahmat mengatakan bahwa ia sangat berterima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh teman-teman panitia yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan WENA 7 yang sekaligus dirangkaikan dengan MILAD E-YOUC yang ke 7 ini. Kegiatan ini cukup menguras tenaga, waktu serta pikiran kami.  Berbagai masalah, rintangan datang bertubi-tubi. Seluruh panitia telah melakukan yang terbaik,meluangkan waktu pikiran dan tenaganya demi terselenggaranya kegiatan ini. Dan saya harap kepada teman-teman agents agar tetap solid dan tetap bekerjasama agar E-YouC bisa lebih baik lagi.

    Presiden E-YouC periode 2016-2017, Subhan Rahmat selaku fasilitator pada kegiatan ini mengatakan bahwa, “Harapan saya pada kegiatan ini adalah tumbuhnya rasa peduli terhadap E-YouC, baik itu untuk agents baru maupun yang sudah lama. Nah, untuk agents baru jadikan E-YouC sebagai tempat berproses,” tuturnya.



Author: Asmawati Muhiddin

Selasa, 15 Oktober 2019

English Youth Community Sukses Menggelar WeNA 5 Bertajuk "Be Range in 5ero Kestrel irradiate"


  English Youth Community  (E-YouC) Makassar menggelar kegiatan WeNA 5 (Welcoming New Agent) di Bumi Perkemahan LPM Bontoparang, Kec. Parangloe, Kab. Gowa yang berlangsung selama dua hari 1 malam pada tanggal 12-13 Oktober 2019. Kegiatan ini merupakan agenda  tahunan English Youth Community. Peserta tampak antusias mengikuti acara hingga selesai.

   Berbeda dengan sebelumnya, daftar peserta pada tahun ini sebanyak 36 orang. Tak hanya dari UIN,  peserta WeNA ada juga yang dari Universitas Muslim Indonesia,  Institut Parahikma Indonesia dan STIEM.  
Salah satu peserta mengungkapkan alasannya untuk memutuskan bergabung dengan organisasi ini. “Selain ingin meningkatkan skill bahasa inggris saya, juga ingin meningkatkan jiwa sosial saya. E-YouC inilah tempatnya,” ungkap Nurul.

  Seperti yang ditekankan, kegiatan ini sama sekali tidak ada kekerasan di dalamnya. Adapun untuk bagian survival, tidak lain hanyalah untuk melatih mental para peserta serta terciptanya kekompakan satu sama lain yang tentunya akan sangat berguna untuk bisa berproses di E-YouC.
Ketua panitia WeNA 5, Ahmad Nur Safaat mengatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekedar ajang perekrutan anggota baru, tapi ini juga merupakan suatu bentuk proses bagi para panitia.
 “Persiapan kegiatan ini cukup menguras tenaga, waktu serta pikiran kami.  Berbagai masalah, rintangan datang bertubi-tubi. Dari sini, saya sadar akan tanggung jawab saya sebagai ketua panitia sangatlah besar. Kekompakan para panitia sangat nampak. Lelahnya kami akhirnya terbayarkan dengan kesuksesan kegiatan ini,” tuturnya.
Presiden English Youth Community periode 2019-2020, Musli Hasdim mengutarakan harapannya.
“Saya berharap kalian mampu berproses di E-YouC. Ada kalanya sifat jenuh itu muncul.Tapi ingat, jangan pernah sekalipun berpikir untuk meninggalkan E-YouC, karena kita semua adalah keluarga disini,” jelasnya.



author: Siti Aminah

Jumat, 13 September 2019

Indonesian Foreign Minister Retno Marsudi opened his voice regarding the support of two Papuan New Guinea governors for the Papua referendum.


Jakarta, CNN Indonesia - Indonesian Foreign Minister Retno Marsudi opened his voice regarding the support of two Papuan New Guinea governors for the Papua referendum. On the sidelines of a meeting with the House of Representatives (DPR) commission, Retno stressed that the attitude of the Papua New Guinea government has not changed in the past. "The position of the Papua New Guinea government has not changed, in the sense that they continue to support the sovereignty of the territory of the Republic of Indonesia. That was conveyed by the Prime Minister and his Minister many times," Retno told reporters on Wednesday (9/11).
The statement was made by Retno following a demonstration by thousands of Papuan New Guinea residents in the Capital City of Port Moresby as a form of solidarity with West Papua's independence yesterday. The demonstration was led by Governor of Port Moresby Powes Parkop.  Parkop said that residents of Papua New Guinea consider West Papuans the same as their families.  He said the residents of Papua New Guinea helped "feel the suffering of the citizens of West Papua". "When a crime has been committed against our tribe and our clan members, it also hurts us," Parkop said.
The statement was made by Retno following a demonstration by thousands of Papuan New Guinea residents in the Capital City of Port Moresby as a form of solidarity with West Papua's independence yesterday.
Quoted by Radio New Zealand, Parkop said because of the failure that Papuans rebelled to express what was in their minds and hearts. According to him, the demonstration of the citizens of Papua New Guinea to support the people of West Papua has just begun. "We will expand this campaign and mobilize the whole country," he said.
Source : CNN Indonesia

1.      What do you think, is the action taken by Papua New Guinea against West Papua considered too excessive or too meddling in Indonesian affairs?
2.      What actions should be taken on the worlds put forward by Papua New Guinea?
3.      Give advices on the steps that Indonesia must take to resolve the problem of independent Papua?

Selasa, 19 Maret 2019

Islamic Institute English Club turut serta dalam Freemeeting English Youth Community

Islamic Institute English Club turut serta dalam
Freemeeting English Youth Community 

‌Sabtu, 16 Maret 2019, English Youth Community kembali menyelenggarakan salah satu kegitan mingguan yang disebut dengan Freemeeting. Kegiatan tersebut dihadiri oleh beberapa agent ( member dri E-YouC ) dan dihandel langsung oleh salah satu founder English Youth Community.
Berbeda dengan Freemeeting sebelumnya, dalam kegiatan hari itu, freemeeting turut diramaikan oleh salah satu English Club Polman yang disebut dengan Islamic Institute English Club (ILC). Adapun maksud kedatangan dari ILC ialah sebagai ajang silaturahmi dngan beberapa komunitas di Makassar , sementara E-YouC termasuk salah satu dari komunitas yg dikunjungi. Agent yg pada saat itu sedang melakukan kegiatan freemeeting dengan senang hati menyambut teman-teman yg datang.

Imam , salah satu advisor dari ILC mengatakan, "kami sangat senang bisa bertemu langsung dengan teman-teman dari E-YouC "dalam kesempatan itu baik E-YOUC maupun ILC , kedua nya saling berbagi tentang program - program yang dimiliki dari keduanya. Keduanya memiliki program-program yg didesain sebagai salah satu cara yang dapat mendukung kemampuan para member dalam berbahasa inggris.
Adapun program belajar yg dimiliki E-YOUC seperti Freemeeting , intensive meeting, english camp, english day, agents day out  dan TOEFL training, Sedikit berbeda dari program yang dimiliki E-YouC , ILC sendiri memiliki program seperti kelas Vocabulary  yg di mana dalam kelas ini member fokus pada pnguasaan kosa kata (vocabulary).
Adapun kelas yang ke-dua yaitu kelas pronunciation di mana member dibantu dalam penguasaan expression dan kelas terakhir ialah kelas public speaking di mana dalam kelas ini ,member akan dilatih  untuk mengembangkan skill berbicara di depan umum. Selain dari segi program, perbedaan yang ada di antara keduanya ialah  ILC ialah sebuah English club yang berada pada naungan kampus. Sementara E-YOUC sendri merupkan komunitas yang berdiri sendri atau bersifat independent.  Dari pertemuan hari ini, E-YouC dan ILC berencana akan melalukan kolaborasi ke depannya. Kegiatan tersebut ditutup dengan sesi foto bersama.